loading...

Subhanallah !! Keajaiban Matinya Seorang Ahli Ibadah

Subhanallah !! Keajaiban Matinya Seorang Ahli Ibadah - Hallo sahabat Bagi Bagi Berita, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Subhanallah !! Keajaiban Matinya Seorang Ahli Ibadah, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Berita Unik dan Aneh, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Subhanallah !! Keajaiban Matinya Seorang Ahli Ibadah
link : Subhanallah !! Keajaiban Matinya Seorang Ahli Ibadah

Baca juga


Subhanallah !! Keajaiban Matinya Seorang Ahli Ibadah

loading...
Allah senantiasa akan memudahkan kematian seseorang tergantung dari amalan ibadahnya. Nampaknya yang terjadi pada Haji Mansur, warga asli Betawi, Jakarta adalah suatu kemudahan dari Allah yang didapatkannya. Saat menghadapi sakaratulmaut, bibir Haji Mansur terus mengucap kalimat syahadat.

Ilustrasi ( Foto @Ceramah Bersama )

Haji Mansur merupakan seorang yang cukup dikenal merupakan seorang ahli ibadah di Kampung Betawi, Jakarta, rupanya Haji Mansur sudah dikenal luas. Sosoknya yang arif dan bijaksana membuat dirinya selalu diagungkan warga sekitar. Mulai dari jiwa kedermawanannya sampai dengan dikenal ahli ibadah. Tentu saja hal itu membuat warga menjadikan Mansur sebagai panutan dalam agama. Meskipun ia hanyalah manusia biasa, setidaknya apa yang dilakukan Mansur bisa dijadikan contoh bagi kita semua.

Arif, tetangga sebelah rumahnya yang pernah dekat dengan Mansur menceritakan, sosok Bang Mansur (panggilan akrab H Mansur) adalah pria yang sangat taat beribadah. Dalam kondisi apa pun, meskipun dalam keadaan sakit, almarhum tetap menjalankan perintah Islam.

SENANG BERSEDEKAH

Ada satu hal yang selalu di ingat Arif kala berlebaran bersama almarhum. Mansur selalu memberikan sedekah kepada siapa saja yang membutuhkan ketika singgah ke rumahnya. Almarhum tak pandang bulu untuk memberi.

"Beliau selalu memberi ketika ada orang yang berkunjung ke rumahnya," ucap Arif mengingat.

Warga mengenal Mansur sebagai pria yang taat beribadah. Makanya, selain muridnya, tak jarang pula warga sering bertamu ke rumahnya. Perlakuan yang santun juga dirasakan Imam (30). Warga Kampung Rambutan, Jakarta Timur itu menyebut, sikap dari Mansur yang sangat terlihat ialah tegas dan disiplin.

Bagi Imam, perilaku tegas dan santun sebagai seorang pria selalu ia terapkan demi keharmonisan keluarga. Beliau selalu menegur putra - pytrinya untuk shalat tepat waktu. Imam pernah melihat sendiri ketika Mansur menghadiri rapat pertemuan warga. Almarhum selalu terlihat bijaksana dalam memberikan gagasan, tidak terlihat egois sedikit pun.

"Ketaatan dalam ibadah, menurut saya, menjadikan Mansur selalu diberikan perlindungan Allah," tambah Imam.

Keseharian yang arif nan bijaksana pada diri Mansur menjadikan warga menghormatinya. Pasalnya, Mansur juga selalu mengajarkan kepada warga tentang kebaikan dengan cara taat beribadah, saling menghormati antarwarga.

Dedi, pedagang lapak yang mengenal mansur berkisah, dalam kehidupan dunia ini, sebagai manusia wajib hukumnya untuk berbuat baik. Hal itulah yang selalu diajarkan Mansur kepada semua anaknya. Tak ada kehidupan yang lebih indah selain mati dengan membawa amalan - amalan baik.

Kesiapan dalam menjemput maut dibuktikan Mansur. Sehari sebelum meninggal, ia tampaknya sudah merasa bahwa malaikat pencabut nyawa akan mendatanginya. Perlu diketahui, Mansur sebelumnya tidak mengidap penyakit apapun. Kemungkinan, warga mengira jika Mansur sudah tua dan memang sudah takdirnya untuk menghadap Allah.

Hal itu dibenarkan Putra, Cucunya. "Kakek nggak pernah sakit apa - apa. Mungkin karena usianya sudah tua," terang Putra.

DIJEMPUT MALAIKAT

Putra yang kala itu sedang berada di kediaman rumah kakeknya, mengetahui gerak - gerik Mansur yang aneh. Pagi itu, usai azan Subuh, Putra melihat kakeknya bangun dari tidur dan mandi. usai mandi, Mansur langsung menjalankan shalat Subuh sehingga kemudian berzikir cukuplama. "Kakek pas abis shalat itu zikiran merenung sampai lama. Nggak seperti biasanya," kenang Putra.

Setengah hari laanya hanya aktivitas shalat dan zikir yang dikerjakan Mansur. Mungkin malaikat pencabut nyawa sudah mendatangi Mansur. Karena, tiba - tiba, usai shalat Dhuhur, Mansur meminta kepada anak - anak dan cucunya untuk berkumpul semua mendampingi dirinya yang sedang rebahan di tempat tidur.

Air mata Dian, putri kedua Mansur, tak terbendung sudah. Sebagai putrinya, Dian tak sanggup mendengar kalimat perpisahan itu.

Akhirnya malaikat pencabut nyawa menjalankan tugasnya. "Allahu akbar, laa ilaaha illallaah. Asyhadu an-Laa ilaaha illallah," berkali - kali Mansur mengucap kalimat syahadat di sisa akhir nafasnya.

"Innalillahi wa innailaihi raaji'uun," getar bibir Dian sambil memeluk sang ayah.

Kabar meninggalnya Mansur membuat ratusan warga berduyun - duyun untuk melayat. Rasa kehilangan yang begitu dalam menyelimuti hati cucu - cucunya. Mansur yang dikenal akrab oleh warga sebagai ahli ibadah telah berpulang ke Rahmatullah. Hanya iring - iringan doa yang diucapkan warga mengiringi jenazah Mansu. Ketaatan akan menjalankan ibadah membuatnya meninggal dengan husnul khatimah.

from Berita Unik dan Aneh http://ift.tt/2kGaaHM
noreply@blogger.com (Mukti Effendi) http://ift.tt/2jXj7gh http://ift.tt/2kg2zB6


Demikianlah Artikel Subhanallah !! Keajaiban Matinya Seorang Ahli Ibadah

Sekianlah artikel Subhanallah !! Keajaiban Matinya Seorang Ahli Ibadah kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Subhanallah !! Keajaiban Matinya Seorang Ahli Ibadah dengan alamat link https://akubagiberita.blogspot.com/2017/02/subhanallah-keajaiban-matinya-seorang.html
loading...

0 Response to "Subhanallah !! Keajaiban Matinya Seorang Ahli Ibadah"

Posting Komentar